Kenapa Urusan Jenazah Perlu Dipikirkan Ulang
Ketika ada jemaah yang meninggal, koordinasi antara keluarga, masjid, petugas jenazah, dan pemakaman harus berjalan dalam hitungan jam. Tidak ada sistem yang membantu ini. Kami mencoba membuatnya.
Kematian adalah urusan yang paling sensitif dan paling butuh kecepatan di saat yang bersamaan. Ketika anggota jemaah meninggal, keluarganya harus menghubungi masjid, mengatur petugas memandikan dan mengkafani, mengoordinasikan sholat jenazah, menghubungi pemakaman, dan mengabarkan kepada jemaah yang ingin hadir. Semua ini dalam waktu sesingkat mungkin, karena Islam menganjurkan pengurusan jenazah yang cepat.
Dalam praktiknya, koordinasi ini hampir sepenuhnya dilakukan lewat telepon dan grup WhatsApp. Ini berhasil karena ada manusia yang sangat berdedikasi yang mau menanganinya di tengah rasa duka. Tapi hasilnya tidak konsisten, dan beban itu tidak adil untuk ditanggung satu atau dua orang saja.
Fitur Jenazah di Surau bukan sistem untuk menggantikan kepedulian itu. Ia untuk memastikan koordinasi itu bisa berjalan dengan lebih lancar, lebih cepat, dan melibatkan orang yang tepat secara otomatis. Masjid bisa mencatat data jemaah dan petugas jenazah. Ketika ada yang meninggal, notifikasi berjalan ke pihak yang relevan. Keluarga tidak perlu mencari-cari kontak dari awal.
Ini bukan fitur yang mudah untuk dibicarakan dalam konteks pemasaran produk. Tapi ini salah satu fitur yang paling nyata manfaatnya bagi komunitas yang sungguh-sungguh peduli satu sama lain.
Ada masukan atau pertanyaan?
Hubungi kami